Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Juni 2014

Waduh !!!!!! Baru Dua Tahun Ditempati, Pasar Bintoro Mulai Rusak


Pasar Demak (Foto: www.lensaindonesia.com)

DEMAK – Baru dua tahun ditempati pedagang, bangunan Pasar Bintoro mulai rusak di sana-sini. Di antaranya pipa saluran buangan dari lantai dua bocor sehingga merugikan pedagang yang berada di lantai dasar. Air buangan dari saluran yang bocor itu menetes ke dalam kios. Padahal, air yang menetes itu berasal dari saluran buangan toilet di lantai atas.

‘’Saya terpaksa mengeluarkan barang dagangan ke luar kios supaya buah-buah tidak terkena tetesan air,’’ kata Kusrinah (45), pedagang buah di sisi barat pasar kepada wartawan, Selasa (3/6) kemarin.

Kondisi serupa juga terjadi pada kios warung makan milik Sri Zubaedah (40), yang berada pada lantai dasar di sisi selatan pasar. Pipa saluran buangan dari los ikan di lantai dua ternyata bocor dan tetesan airnya sampai ke kios tersebut.

Kondisi tersebut ternyata sudah berlangsung tiga bulan terakhir. Sejumlah pedagang buah pun menyayangkan kelambanan reaksi petugas pasar lantaran terkesan membiarkan kondisi tersebut, bahkan beberapa pemilik warung makan terpaksa menutup usahanya, karena warung makannya sepi disebabkan oleh bau tidak sedap tersebut.

Meskipun pedagang sudah berinisiatif memasang terpal dihubungkan dengan ember penampung bocoran dengan maksud agar air buangan dari pipa yang bocor itu tidak menetes ke kios mereka. Namun bocoran tersebut seakan dibiarkan sehingga masih terus berlangsung dan menebarkan bau tidak sedap.

Petugas Tidak Tegas


Berkali-kali pedagang menyampaikan laporan kepada petugas pasar, namun sepertinya tidak ambil pusing. Menurut mereka, sikap petugas dinilai tidak tegas dari instansi pasar membuat sejumlah pemilik warung berjualan di lantai atas.
’’Dulu, kios lantai atas tidak boleh untuk berjualan warung makan. Kini, dibiarkan,’’ kata Sri Zubaedah.

Kepala Bidang Pasar Dinperindagkop dan UMKM Demak, Shokip mengaku belum tahu persis soal kerusakan bangunan Pasar Bintoro, dengan alasan dia baru beberapa hari menjabat, dan pihaknya akan mengecek akta perjanjiannya, apakah kerusakan ini masih jadi tanggung jawab rekanan atau tidak. (SM/J9)



SUMBER BERITA : DEMAKPOS

Senin, 31 Maret 2014

Menjadi Anggota Koperasi Banyak Manfaatnya

Hanafi

Demak- Berkoperasi bagi Hanafi salah satu anggota KSP “ Margi Rahayu” banyak manfaatnya. Selain satu tahun bisa bertemu di acara RAT ( Rapat Anggota Tahunan ) anggota juga bisa memanfaatkan  koperasi sebagai tempat untuk pinjam dan juga meyimpan uang.

“ Dengan menjadi anggota Koperasi kita bisa menyimpan dan pinjam uang , sehingga jika perlu modal tidak perlu jauh-jauh ke bank atau lembaga lain”, kata Hanafi pada demakpos di Acara RAT KSP “Margi Rahayu” desa Kedungmutih , Jum’at (28/3).

Hanafi mengatakan dia menjadi anggota KSP “ Margi Rahayu “ sudah lebih 10 tahun . Dia merupakan anggota pendiri yang dulunya KSU “Margi Rahayu” . Setiap RAT dirinya pasti menghadiri acara tersebut selain menerima SHU dan hak lainnya . Dalam kesempatan itu juga mengajukan usul serta saran untuk kemajuan koperasi.

“ Memang saya sering usul dan bertanya , tadi saya mengusulkan agar anggota diberikan seragam . Sehingga tahun depan ketika hadir disini bisa kompak pakaiannya “, tutur Hanafi.

Manfaat yang paling dirasakan sebagai anggota koperasi aku Hanafi , ketika dia butuh uang dengan cepat . Pernah ia meminjam ke koperasi karena mau punya gawe. Dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan beberapa menit uang sudah didapatkan.

“ Jadi bagi anggota tidak ada ruginya menjadi anggota koperasi. Ini saya alami sendiri . Tiap butuh uang untuk keperluan apa saja bisa diatasi lewat KSP “ Margi Rahayu “ ini “, kata Hanafi.



Hal sama juga dikatakan Hamdan Kepala desa Kedungmutih. Dia merupakan inisiator berdirinya KSP “ Margi Rahayu” tersebut. Setelah dilantik menjadi Kepala Desa iapun mempunyai gagasan mendirikan lembaga koperasi ini. Harapannya ke depan koperasi ini dapat meningkatkan perekonomian desa Kedungmutih.

“ Dan harapan saya berhasil meski awalnya memang berat namun setelah berjalan lebih 10 tahun ada perkembangan yang bagus. Ini RAT yang ke 14 belas . Dan saya menjabat kepala desa ya lebih 14 tahun “, kata Hamdan.

Hamdan berharap KSP “Margi Rahayu” ini terus berkembang yang lebih baik lagi. Melayani anggota dengan sepenuh hati dan professional. Persaingan semakin ketat harus di landasi dengan ketekunan kejujuran dan ketelitian dalam mengelola uang.


“ Jika pengelolaan asal-asalan maka pengurus dan pengelola berhadapan dengan aparat hukum yang berakibat akan masuk penjara. Maka hati-hatilah dalam mengelola koperasi ini “, pesan Hamdan pada pengurus dan pengelola saat RAT. (Muin)

KSP “ Margi Rahayu” Kedungmutih Wilayah Operasional Kini Se Jateng


Suasana RAT KSP "Margi Rahayu"

Demak - KSP ( Koperasi Simpan Pinjam ) “ Margi Rahayu” desa Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak , Jum’at (28/3) mengadakan RAT tutup buku 2013. Acara Rapat tahunan itu rutin dilaksanakan dalam rangka laporan kepada seluruh anggota . Selain dihadiri oleh pengurus, pengelola pengawas , anggota juga tamu undangan dari Kantor Koperasi Demak.

Zaenal Fathoni Ketua KSP “Margi Rahayu” Kedungmutih pada demakpos mengatakan, RAT rutin dilaksanakan setiap tahun sekali. Untuk tahun ini waktunya agak mundur dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan banjir beberapa waktu yang lalu .

“ Banjir kemarin kantor Keperasi kami kemasukan air , hal itu mengganggu persiapan RAT . Tapi Alhamdulillah hari ini kami bisa melaksanakan RAT sebagai pertanggungjawaban kami pada anggota semuanya”, kata Zaenal Fathoni.

Hamdan Kades Kedungmutih serahkanm doorprize


Dijelaskan oleh Zaenal , KSP “ Margi Rahayu” dulunya KSU yang berdiri pada tahun 1999 dengan jumlah anggota pendiri 50 an orang. Dengan modal awal sekitar 3 juta rupiah. Anggotanya adalah para nelayan, petani,pedagang dan juga wirausaha lainnya.

Namun setelah mengalami perkembangan lebih dari 15 tahun pada tahun 2013 berubah menjadi KSP sesuai dengan UU No: 17 tentang perkopersian. Jumlah anggotanya juga berkembang lebih dari 400 orang . Adapun wilayah kerjanya meliputi seluruh propinsi Jawa Tengah.

“ Awal berdiri memang hanya sebatas kabupaten Demak saja, dalam perkembangan kita melayani anggota di luar kabupaten Demak. Ada yang dari Kudus, Jepara, dan juga lainnya”, kata Zaenal yang guru SD Kedungmutih.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban pengurus dan BP tahun buku 2013 acara tersebut juga membahas RAPB dan juga Rencana Kerja tahun 2014. Sesi lain yang cukup menarik dari RAT ini adalah pembagian SHU ( Surplus Hasil Usaha ) masing masing anggota sesuai dengan jumlah modal yang ada di koperasi.

Secara keseluruhan   RAT tutup buku 2013 KSP “ Margi Rahayu” berjalan lancar sesuai dengan acara yang ditetapkan. Diawali pembacaan laporan pertanggungjawaban, tanggapan dari anggota  , pengesahan dan ditutup dengan do’a.

Anggota Yang hadir dapat Sovenir payung cantik

Dalam Rapat Anggota Tahunan itu juga digelar pembagian doorprize kepada anggota yang hadir berupa Kompor gas, Magis com, Magic Jar , Termos dan juga setrika kepada anggota yang beruntung. Untuk anggota semuanya pengurus memberikan kenang-kenangan berupa payung.(Muin)