Tampilkan postingan dengan label Mranggen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mranggen. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 April 2014

Klengkeng Demak Segar Petik dari Pohon , Silakan Coba !!!



Demak - Warga Demak dan sekitarnya saat ini bisa memetik sekaligus membeli buah Klengkeng langsung dari pohonnya. Lokasi kebun klengkeng berada di dukuh Putat desa Wringin Jajar kecamatan Mranggen kabupaten Demak.

Ancer-ancernya, dari prapatan Pasar Waru ke arah barat kira-kira dua kilo, terus ada pertigaan yg belok ke kiri ya, tanya aja dukuh putat, Rt 2 RW 4.”, tulis Salafudin saja di FB warga Demak.




Untuk lebih jelasnya anda bisa menghubungi HP 0817450445 / 085740161411.

Menurut Salafudin harga Klengkeng segar petik dari kebun perkilonya Rp 18.000,-. Rasa Klengkeng ditanggung segar alami karena pengelolaan tanpa obat-batan kimiia. (Muin)  


Selasa, 25 Maret 2014

Pelatihan Jurnalistik IPNU-IPPNU Ancab Mranggen

Selama ini, tema “Ustad Mengajar Santeri” tidak akan masuk dalam kriteria berita, karena tidak beda dengan “Anjing Menggigit Orang”. Yaitu, sama-sama tidak mempunyai daya tarik dan nilai berita.

 Demikian dikemukakan wartawan senior, Machmud Suwandi dalam pelatihan jurnalistik Ikatan Pelajar dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Anak Cabang Mranggen Kabupaten Demak, di Ponpes Al-Ibrohimiyah setempat, Sabtu (14/2).

Tetapi setelah adanya kejadian di salah satu pondok pesantren di negeri ini, lanjut Machmudtema “Ustad Hariri Menghajar Santeri di Pesantren”tersebutmenjadi berita utama dan topik berita di semua media di Tanah Air. “Itulah yang disebut nilai news berita” jelasnya.

IPNU-1Machmud Suwandi sedang menyampaikan sesionnya. (Foto: IPPNU)

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelatihan, Khoerul Anwar, SPd, mengemukakan, pelatihan jurnalistik yang mengusung tema “Mengembangkan Potensi Bidang Jurnalistik untuk Kemandirian dan Kepedulian terhadap Perubahan” ini diselenggarakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Mranggen, berlangsung selama tiga hari, diikuti 40 orang. 

Materi pelatihan meliputi; mengenal tulisan jurnalistik, teknik menulis berita, teknik reportase, mengenal struktur redaksi dan teknik membuat buletin, dengan narasumber dari berbagai media cetak dan elektronik. (mac)

Sumber : Demakpos.com

Minggu, 23 Maret 2014

Pelatihan Jurnalistik IPNU-IPPNU Ancab Mranggen

Selama ini, tema “Ustad Mengajar Santeri” tidak akan masuk dalam kriteria berita, karena tidak beda dengan “Anjing Menggigit Orang”. Yaitu, sama-sama tidak mempunyai daya tarik dan nilai berita.


 Demikian dikemukakan wartawan senior, Machmud Suwandi dalam pelatihan jurnalistik Ikatan Pelajar dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Anak Cabang Mranggen Kabupaten Demak, di Ponpes Al-Ibrohimiyah setempat, Sabtu (14/2).

Tetapi setelah adanya kejadian di salah satu pondok pesantren di negeri ini, lanjut Machmudtema “Ustad Hariri Menghajar Santeri di Pesantren”tersebutmenjadi berita utama dan topik berita di semua media di Tanah Air. “Itulah yang disebut nilai news berita” jelasnya.

IPNU-1Machmud Suwandi sedang menyampaikan sesionnya. (Foto: IPPNU)

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelatihan, Khoerul Anwar, SPd, mengemukakan, pelatihan jurnalistik yang mengusung tema “Mengembangkan Potensi Bidang Jurnalistik untuk Kemandirian dan Kepedulian terhadap Perubahan” ini diselenggarakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Mranggen, berlangsung selama tiga hari, diikuti 40 orang. 

Materi pelatihan meliputi; mengenal tulisan jurnalistik, teknik menulis berita, teknik reportase, mengenal struktur redaksi dan teknik membuat buletin, dengan narasumber dari berbagai media cetak dan elektronik. (mac)

Sumber : Demakpos.com