Senin, 07 April 2014

Angkat Batik Demakan ke Tingkat Nasional




SONY DSCUpaya mengangkat produksi dalam negeri selalu dilakukan oleh berbagai pihak dengan berbagai macam cara. Di antaranya yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Demak, Ahad (6/4). 

Parade Kirab Budaya dan Seni dalam rangka mengayubagyo Hari Jadi Demak ke-511 tersebut ditampilkan berbagai macam kesenian daerah dan hasil produksi lokalnya.

Salah satunya adalah hasil tenun/batik Demakan dan batik Wedungan (yang dikenakan oleh grup seni lokal). Kain dengan polesan khas daerah pesisir utara ini dikemas apik dan menarik sehingga memunculkan decak kagum, mengangkat gengsi, pestise dan citra Kabupaten Demak. (mac)








Kampanye Pemilu Bermartabat




SONY DSCPerempuan cantik gemulai ini sangat bersemangat sekali ‘berkampanye’ meneriakkan orasinya untuk menyukseskan Pemilu 9 April 2014 bermartabat. 

Dia bukan caleg parpol dan juga bukan calon DPD. Dia adalah salah satu ‘kontestan’ Parade Kirab Budaya dan Seni Mengayubagyo Hari Jadi Kabupaten Demak ke-511.

Kontestan lain yang cukup menarik perhatian masyarakat adalah penampil (perawati) batik. Lukisan dan corak batiknya sederhana. Namun karena dikemas cukup apik, pamor dan nilai gengsi serta prestisenya membubung ke atas. Hebat, batik demakan ini. (mac)

Bersihkan Merah Putih, Ahbabul Mustofa ‘Pilih’ Pemimpin Aswaja

Dalam “Demak Bersholawat” memperingati Haul Raden Abdul Fatah al-Akbar Sayidin Panotogomo ke-511 di Serambi “Majapahit” Masjid Agung Demak, Ahad malam (6/4), 

Habib Ali Zaenal Abidin bin Husein Assegaf (Jepara) dan Al-Habib Umar bin Ahmad Bafaqih (Purwokerto) mengajak jamaah Ahbabul Mustofa untuk memilih pemimpin yang memegang teguh paham ajaran Ahlus Sunah Wal Jamaah (ASWAJA).

Alasannya, karena faham Aswaja ini adalah pewaris dan pelestari dakwah ala ‘walisongo’ yang sudah terbukti keberhasilannya menyiarkan ajaran Islam di Indonesia dengan cara damai dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat yang masih atheis, animis, Hindu dan Budha.

Ahbabul-2Bersama para Habaib, Bupati, Ketua MUI dan Muspida mengikuti “Demak Bersolawat”. (Foto: Machmud)
Tausiyah dan salawatan yang bersyair mengajak muslim Indonesia untuk memilih pemimpin yang memiliki latar belakang Islam paham Ahlus Sunah Wal Jamaah oleh kedua habib tersebut disampaikan di depan ribuan jamaah Ahbabul Mustofa, Bupati Drs HM Dachirin Said, SH, Msi, Ketua MUI/Takmir Masjid Agung Drs KH Mohammad Asyiq, para Muspida, Kepala Dinas/Instansi dan jajarannya.

“Merah Putih dikibarkan di bumi pertiwi Indonesia ini dengan pengorbanan jiwa para pejuang. Maka, jangan kotori merah putih ini dengan memilih pemimpin sembarangan, yaitu pemimpin yang tidak memiliki tanggung jawab, tidak memahami pengetahuan sejarah bangsa dan hanya suka melakukan korupsi, berfoya-foya dan bertindak maksiat”, papar Habib Zaenal.

“Pilihlah pemimpin yang memiliki perilaku santun, yang tidak mencaci maki kaum penyuka zikir, salawat, tahlil dan ziarah. Jamaah Ahbabul Mustofa jangan sampai memilih pemimpin yang arogan, suka melecehkan agama, suka berbuat maksiat dan menyediakan perempuan pelacur”, pesan Habib Umar bin Ahmad Bafaqih. (mac)




Minggu, 06 April 2014

Warga Perum Wijaya Kusuma 2 Demak Keluhkan Penanganan Sampah




Demak- Sampah yang menyebabkan bau busuk di RT 03 RW 04 Perum Wijaya Kusuma 2 Demak dikeluhkan warga. Selain mengganggu pemandangan baunya juga menyebar kemana-mana. Bahkan perumahan tetangga juga membuang sampah di tempat ini.

Informasi ini di dapatkan Warta Demak dari tulisan  Dwi Arta Surya Utama di komunitas face book Warga Demak . Dia mengharapkan fihak-fihak yang yang berkompeten   memberikan solusi agar penataan sampah menjadi lebih baik. (Muin) 



Warga Mengeluh Sejumlah Ruas Jalan Di Demak Rusak Parah

Lalu lintas cukup ramai
Demak - Sejumlah jalan raya di kabupaten Demak usai musim penghujan ini kondisinya rusak parah. Selain berlubang besar jika hujan menimbulkan kubangan air yang cukup menanggu pengguna jalan. Beberapa kendaraan roda dua sering terperosok kedalam kubangan air.

Jalan yang terpantau rusak diantaranya jalan raya Kalitekuk - Ngaluran . Setiap hari jalan ini ramai dilewati oleh berbagai kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Jalan ini juga sebagai jalan alternatif menuju desa-desa pertanian di kabupaten Demak.

Lubang besar menyergap pengguna jalan 


" Beberapa hari yang lalu ada truk pengangkut beras yang miring , sehingga berasnya tumpah ke jalan. Ada juga mobil cery yang gardannya ngasruk gundukan jalan ", tulis Muntoha Ihsan pewarta warga di facebook  Warga Demak.

Muntoha Ihsan mengabarkan kerusakan jalan Nggeneng - Ngaluran ini cukup parah . Lubang jalan yang rusak cukup besar. Bahkan gundukannya tinggingan hampir sama dengan tinggi sepeda motor.


Jalan Bonang - Demak 


Sementara itu kerusakan jalan juga menerpa jalan Demak - Bonang . Seperti yang ditulis oleh anggota Warga Demak Helmy Prakoso. Diharapkan usai Pemilu jalan tersebut segera diperbaiki. Terutama para caleg yang memenangkan pemilu 2014 nanti. (Muin)



Demak Gelar Parade Kirab Budaya dan Seni HUT Demak ke 511




Dalam rangka mengayubagyo Hari Jadi Demak ke-511 Tahun 2014, Ahad (6/4) siang, digelar Parade Kirab Budaya dan Seni. Lebih dari 50 macam kesenian tradisional dan kreatif asal daerah ‘agamis’ mengunjukkan kebolehannya di depan Pasar Bintoro, tempat didirikannya panggung kehormatan. 

Bupati Drs HM Dachirin Said SH, M.Si, dan Wakil-nya Drs H Harwanto, Ketua DPRD HM Muhlasin SE, M.Si, MH, para anggota Muspida dan para kepala dinas/instansi masing-masing bersama istri menyaksikan bersama-sama dengan ribuan masyarakat kota setempat.

Prajurit Patang Puluhan, Kuda Lumping, Barongan lengkap dengan Penthol-Tembemnya, tampil apik memikat secara bergantian dengan grup rebana, jipin pesisiran, marching band, dan drumband kaleng bekas, serta personil-personil wayang orang dengan dandanan modern dan gemerlap.

Di antara regu-regu kesenian, juga ditampilkan berbagai produk batik asli Demak, meliputi Batik Wedungan dan Batik Demakan dengan ciri khasnya masing-masing, Penampilan parade batik khas Demak tersebut menjadikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Selain dikenakan oleh peragawan-peragawati cakep, tampan dan cantik, juga penampilan mereka dibalut dengan asesoris gemerlap yang mengundang selera.

Yang tidak kalah menariknya dengan grup kesenian tradisional, adalah penampilan kocak berbagai badut dengan busana anekdot dan satire sosial yang berkembang sekarang. Ada yang dengan berorasi lucu menggelikan, dan ada yang hanya tampil berupa gerakan dan busana yang memunculkan kelucuan-kelucuan. (mac)

Sumber : www.demakpos.com

Mengenal SMP Plus Latansa Demak



SMP Plus Latansa Jogoloyo Wonosalam Demak, berdiri,2012 di Jalan Tembus Perum Wonosalam Asri Jogoloyo Demak. Sebelumnya PAUD, TK dan SD Plus
“PAUD, TK, SD, dan SMP Plus ini dibiayai murni dari dana keluarga tanpa meminta sumbangan atau bantuan baik dari pemerintah maupun instansi atau dinas terkait dan masyarakat.Mimpi keluarga ingin mewujudkan pendidikan yang berkualitas dengan biaya murah” jelas H Asy’ari, MPd, Ketua Yayasan Latansa Asy’ariyah kepada demakpos, Sabtu (5/4)

Dijelaskan, tiap siswa hanya dikenakan SPP sebesar Rp 75.000 dengan makan siang Rp 5.000 sesuai jumlah hari efektif (kecuali Jumat dan Sabtu tidak ada makan siang) dan orang tua/wali murid tidak dipungut SPI atau uang gedung.

Siswa berlatih perkusi. (Foto: Machmud)

Visi & Program

Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif untuk mengoptimalkan potensi siswa, menumbuhkembangkan penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran agama yang dianut untuk membentuk budi pekerti yang luhur, menciptakan suasana kondusif untuk mengefektifkan kegiatan sekolah, mengembangkan budaya kompetitif siswa 

dalam meningkatkan prestasi, mengutamakan kerja sama dalam menyelesaikan tugas kependidikan, melestarikan dan mengembangkan pribadi yang mencintai olahraga, seni budaya, dan berkarakter bangsa
Program yang diterapkan dalam pendidikan di PUD, TK, SD, SMP Plus, adalah; Qiro’ati, salat berjamaah (dhuha dan zuhur), ekstra kurikuler (ekskul, untuk memberdayakan/menajamkan otak kanan) meliputi; 
kesenian (tari, perkusi dan band), olahraga (tenis meja, bulu tangkis, futsal, basket dan voly), keterampilan (menyulam, pemanfaatan barang bekas, dll), dan pramuka. Berikutnya program bahasa, meliputi bahasa Arab, Jawa dan Inggris, outbound, study tour, pembelajaran di luar sekolah, dan senam pagi. (mac)