Senin, 01 September 2014


Garam Hasil Meja Kristal Isolator Di Hargai Lebih Mahal


Demak – Pada musim garam tahun 2014 ini salah satu petani garam di desa Kedungmutih kecamatan  mendapatkan bantuan berupa demplot pegaraman. Demplot itu berupa penggunaan media isolator (plastic) pada meja kristalisasi garam. Biasanya petani membuat meja kristalisasi garam langsung berupa tanah.

“ Setelah saya coba menerapkan media isolator ini ada peningkatan dari garam yang kami panen dari meja kristalisasi , selain bersih juga warnanya lebih putih “, kata Musa Abdillah petani garam Kedungmutih yang lahannya dijadikan demplot percontohan dari Kementrian Perindustiran.

Musa mengatakan setelah dia menggunakan meja isolator hasil garam dalam satu meja ketika di panen  juga mengalami peningkatan. Jika dengan menggunakan meja tanah setiap panen hanya 39 keranjang dengan bobot 30 kg. Tetapi setelah dia menggunakan meja isolator garam yang dipanen bisa mencapai 44 keranjang dengan berat rata-rata 35 kg.

“ Sehingga kami hitung dalam satu kali ambil saja selisihnya sekitar 370 Kg . Jika dalam satu bulan kita ambil 5 kali selisihnya sudah 1.850 kg. Jika kita hitung dalam satu kali masa panen bisa mencapai 9.250 Kg kan lumayan banyak“, ujar Musa Abdillah.



Dari segi harga menurut Musa garam dengan media isolator ini juga lebih mahal . Sementara ini setiap kilogramnya terpaut Rp 100 dan perkwintal Rp 10 ribu. Sehingga dari percontohan yang ia kerjakan ini ia sudah bisa menarik kesimpulan bahwa penggunaan media isolator bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas garam.

“ Yang lebih prospektif lagi garam dari hasil media isolator ini banyak di cari para pengepul garam. Mereka sudah mengambil sampel di lahan kami hasilnya mereka tertarik dan mau membeli garam dengan harga yang lebih bagus dibandingkan  garam dari meja tanah “, kata Musa lagi

Oleh karena itu ke depan ia akan memberdayakan anggota kelompoknya untuk membuat garam dengan media isolator ini. Namun ada kendala yang menghadang berkaitan dengan biaya isolator yang cukup mahal.Oleh karena itu dibutuhkan peran lembaga keuangan untuk membiayai alih tehnologi ini.

“ Ya mudah-mudahan ada lembaga keuangan atau perbankan yang mau membiayai kami untuk alih tehnologi dari meja kristalisasi tanah ke media kristalisasi garam isolator ini “, harap Musa. (Muin)

Pengalaman Naik Bus Trans Semarang Jauh Dekat Rp 3.500



Semarang - Dalam bulan Agustus ini saya beberapa kali harus ke Semarang untuk suatu urusan. Karena tidak membawa kendaraan sendiri maka untuk transportasi memakai kendaraan angkutan umum. Nah untuk perjalanan di dalam kota Semarang biasanya saya naik angkutan Daihatsu Orange. Tetapi kali ini saya mencoba Bus Trans Semarang.

Dari informasi selain murah ongkosnya , bis Trans Semarang juga nyaman dinaiki. Oleh karena itu ketika turun dari Bus umum Demak – Semarang untuk menuju ke Rumah Sakit Umum Kariadi Semarang sayapun mencoba naik Bus Trans Semarang. Hitung hitung sambil mencoba kenyamanan angkutan umum seperti halnya Trans Jakarta.

Untuk menikmati Bus Trans Semarang ini penumpang harus menunggu di halte-halte yang telah disediakan . Jika kita datang dari Timur Semarang dan ingin mencoba naik bus Trans Semarang maka kita harus masuk ke dalam Terminal Terboyo atau naik dari halte depan Rumah Sakit Sultan Agung Semarang.





Nah setelah kita memasuki Bus ini kita tinggal pilih jurusan kemana kita akan pergi. Di halte pemberhentian Bus Trans Semarang ini ada peta kota Semarang yang menunjukkan dimana bus-bus Trans Semarang berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Oleh karena itu sebelum naik kita harus membaca peta dulu apakah Bus Trans Semarang ini singgah pada tempat yang kita tuju.

Dari peta yang terpasang Bus Trans Semarang ini singgah pada tempat-tempat yang umum dan juga vital di kota Semarang. Tempat tempat persinggahan itu diantaranya kota lama dengan gereja Blenduknya , Pasar Johar , Balai kota , Rumah Sakit Kariadi dan banyak lagi yang lainnya. Sehingga bagi yang ingin keliling kota Semarang Bus Trans Semarang ini bisa menjadi alternative transportasi.



Nah bagaimana dengan ongkos atau biaya sekali jalan untuk menikmati Bus Trans Semarang ini ? Berdasarkan Keputusan Walikota Semarang No 551.2/015 2009 tentang tarif angkutan kota Semarang maka tarifnya hanya Rp 3.500 umum dan Rp 1.000 untuk pelajar. Jika dibandingkan dengan angkutan umum lain tarif bus Trans Semarang lebih ekonomis . Apalagi jika routenya jauh kita bisa hemat Rp 2.000 – Rp 3.000 sekali jalan.

Oleh karena lebih ekonomis itulah maka pada jam-jam sibuk Bus Trans Semarang ini selalu penuh dengan penumpang. Selain pelajar dan Mahasiswa PNS dan karyawan swasta banyak pula yang menggunakan jasa Bus Trans Semarang ini. Sehingga selain tempat duduk penuh dengan penumpang mereka juga banyak yang berdiri dengan pegangan tangan yang disediakan.

Meskipun penuh sesak naik Bus Trans Semarang ini cukup nyaman karena ada AC yang menyuplai udara segar dalam Bus. Sehingga meskipun tidak bisa duduk para pengguna bus ini tetap setia menanti kedatangan bus di setiap halte. Penasaran akan layanan bus Trans Semarang ini jika anda jalan-jalan ke Semarang bisa mencoba menikmatinya. (Muin)

Cara Berbelanja On-line Buku Kisah Unik Seputar Ibadah haji




=============================================
SINOPSIS BUKU  "KISAH UNIK SEPUTAR IBADAH HAJI"
=============================================

Buku kisah perjalanan  religi dalam menjalankan ibadah haji merupakan pengalaman nyata penulis dalam melaksanakan ibadah haji tahun 2102 . Dapat melaksanakan ibadah haji dengan tenang, aman dan nyaman merupakan dambaan setiap  umat Islam. 

Seperti halnya penulis yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji banyak hal yang terekam selama hampir empat puluh hari meninggalkan tanah air. Mulai dari memasuki embarkasi , naik pesawat, turun di bandara Jeddah, memasuki Maktab,sampai dengan pelaksanaan ibadah haji.

Ada banyak cerita atau kejadian unik yang tidak dapat dilupakan begitu saja oleh penulis. Oleh karena itu lewat buku “Kisah Unik Seputar Ibadah Haji “ ini pembaca bisa merasakan betapa khusuk, nikmat dan indahnya melaksanakan ibadah haji. Sehingga ibadah haji merupakan dambaan semua umat Islam di dunia. 




Berbagai kisah unik penulis sajikan kepada pembaca diantaranya bagaimana serunya thawaf dan sai diantara ribuan jamaah, shalat di dalam Hijir Ismail, nikmat dan segarnya air zam-zam. Selain itu penulis juga berbagi cerita mengenai ziarah ke tempat-tempat bersejarah di kota makkah seperti berziarah ke makam ma’la, shalat di dalam masjid Jin, naik gunung jabal rahmah sampai dengan mengunjungi pasar Ja’fariyah .

Di bagian lain penulis juga bercerita  tentang kegiatan wukuf di arafah , mabit di musdalifah dan juga cerita unik di perkemahan Mina. Penulis berharap buku Kisah Unik Seputar Ibadah Haji ini bisa digunakan sebagai bacaan atau referensi bagi siapa saja yang akan melaksanakan ibadah haji dan umroh. Dengan membaca buku ini diharapkan pula pembaca tergerak hatinya atau mendapatkan panggilan Nabi Ibrahim untuk segera bisa melaksanakan ibadah haji amiin ya rabbal alamin

Selain kisah-kisah unik seputar ibadah haji pada bagian lain penulis juga tambahan tips-tips bermanfaat dalam menjalankan ibadah haji. Diantaranya persiapan-persiapan baik mental , fisik dan juga materi. Ada pula jadwal pemberangkatan haji mulai dari rumah sampai kembali ke rumah selama kurang lebih empat puluh hari meninggalkan tanah air. Ada juga pengetahuan haji yang berkenaan dengan rukun , wajib dan kesunatan haji.


 

Bagi yang ingin membaca dan memiliki

Buku Perjalanan  "Kisah Unik Seputar Ibadah Haji " karya H.Fatkhul Muin

Tahun terbit: Agustus 2014
Penerbit: deepublish.com
Jumlah halaman: xii + 150 halaman
Ukuran: 14,8 x 21 cm
ISBN: 

Harga: Rp 50.000 + ongkos kirim

PEMESANAN:
 
Kirim SMS ke 085641629350  dengan format:

Pesan buku - KUSIH - nama Anda - alamat lengkap Anda (termasuk nama kecamatan dan kode pos)- Jumlah

Contoh : Pesan buku - KUSIH - MOH. ARDANS - DESA KEDUNGMUTIH RT 02 RW 02 KEC.WEDUNG KAB DEMAK 59554-1

selanjutnya kami akan kirimkan informasi berapa uang yang harus dikirimkan pada rekening kami yaitu :

Nama : FATKUL MUIN
Bank : BRI UNIT PECANGAAN KULON JEPARA
NO REK : 5895-01-000092-53-8

Selesai kirim konfirmasi via SMS ke : 085641629350 dengan menyertakan
Nama , Alamat lengkap andakembali untuk pengiriman Buku  selanjutnya ,
Demikian yang kami sampaikan atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih 

Rawat Inap Di RSUP Kariadi Turun Kelas



Semarang - Rumah Sakit Umum Pusat Kariadi Semarang saat merupakan rumah sakit rujukan Jawa Tengah atau mungkin lebih luas lagi. Selain pasien dari daerah-daerah di Jawa Tengah ada beberapa pasien yang mengaku datang dari luar pulau Jawa seperti Kalimantan dan Sumatera. Oleh karena itu suasana IGD  cukup padat dan penempatan pasien ke ruang perawatan butuh waktu yang cukup panjang.

“ Saya sudah nunggu di IGD ini hampir tiga hari ini , namun sampai saat ini ayah saya belum mendapatkan kamar perawatan . Ya masih harus sabar disini “, ujar salah seorang penunggu yang mengaku berasal dari Pangkalan Bun Kalimantan.

Selain lamanya masuk ke ruang perawatan ada hal yang dikeluhkan oleh beberapa pasien rujukan dari rumah sakit daerah. Banyak dari mereka turun kelas pada kamar perawatan. Hak mereka sebenarnya Kelas 1 sesuai dengan pembayaran premi bulanan . Namun karena alasan ruang kelas 1 yang penuh akhirnya mereka turun kelas 2 bahkan banyak pula yang masuk kelas 3.

“ Habis bagimana mas ayah saya mestinya di rawat di kelas 1 sesuai dengan kartu Askes yang di bawa. Namun informasi yang didapatkan dari perawat di IGD yang kosong hanya ruang kelas 3 ya terpaksa saja saya tandatangani persetujuan itu “, kata salah seorang penunggu pasien yang mengaku berasal dari Demak.



Penunggu pasien lain yang mengaku berasal dari Purwodadi mengatakan, bapaknya adalah pemegang kartu BPJS dengan layanan Kelas 1. Namun ketika masuk di IGD dan melakukan pendaftaran ruang perawatan di kelas 1 penuh. Oleh perawat di IGD ditawarkan kamar perawatan yang kosong hanya kelas 3.

“ Ya gimana lagi daripada nunggu terlalu lama di IGD , kelas 3 tetap kita ambil daripada dipakai orang lain. Soalnya pasien di IGD yang nunggu kamar perawatan juga terus bertambah “, tambahnya.

Memang turun kelas perawatan di RSUP Kariadi Semarang bukan info baru lagi. Hampir setiap hari terjadi kejadian serupa namun kebanyakan memilih untuk turun kelas . Harapannya setelah mendapatkan kamar si pasien bisa langsung mendapatkan tindakan atau perawatan dari dokter atau tenaga medis.

Namun demikian sebuah sumber mengatakan agar informasi yang didapatkan valid. Maka sebelum menandatangani perjanjian penempatan kamar perawatan keluarga pasien mengecek ke lapangan . Apakah kamar yang diinginkan benar-benar telah penuh dengan pasien rawat inap. Jika benar telah penuh barulah menyetujui penurunan kelas perawatan.


“ Jangan-jangan di kelas itu masih ada kamar kosong , namun sudah diboking orang-orang atau lewat jalur lain sehingga kesannya penuh terus “, tambah sumber yang tidak mau disebut namanya.***


Petani Garam Demak Panen Raya Garam, Berharap Harga Tidak Anjlok



Demak – Petani Garam di kecamatan Wedung kabupaten Demak bulan Agustus ini telah panen raya. Seluruh lahan tambak garam di 6 desa yaitu Kendalasem, Tedunan, Kedungkarang, Kedungmutih, Babalan , dan Berahan Wetan sudah menuai hasil. Rata-rata mereka menjual langsung hasil garamnya pada pengepul yang kemudian di pasarkan ke wilayah lain.

“ Untuk panen perdana biasanya para petani garam menjual seluruh hasil garamnya. Selain untuk biaya pengolahan lahan dan membeli peralatan juga harga garam masih bagus “, kata Busri pengepul garam krosok dari desa Kedungmutih pada FORMASS, Rabu (20/8).

Busri mengatakan harga garam saat ini masih lumayan tinggi dibandingkan tahun yang lalu. Selain pasokan garam di pabrik –pabrik kebanyakan sudah menipis . Pembuatan garam pada musim ini juga sulit karena awal-awal sering turun hujan. Sehingga waktu panen raya agak mundur dibandingkan tahun yang lalu.

“ Tetapi untuk bulan Agustus ini semua petani kelihatannya sudah panen garam semua. Garam-garam mereka langsung dijual pada para bakul termasuk saya, Harga garam saat ini berkisar 400 – 500/kg tergantung kualitasnya “, tambah Busri.

Munasikun (55) petani garam dari desa Kedungmutih mengatakan, musim garam tahun ini memang mundur dibandingkan tahun yang lalu. Biasanya bulan Mei atau Juni sudah panen namun pada tahun ini panen raya jatuh di bulan Agustus. Dia termasuk salah satu petani garam yang menangguk hasil garam.



“ Sebelum lebaran saya sudah merasakan hasil garam meskipun belum banyak. Nah pada bulan Agustus ini boleh dikatakan panen raya karena setiap hari saya bisa memungut garam dari lahan ini “, kata Munasikun.

Munasikun mengaku lahan garam yang ia garap bukan miliknya sendiri. Ia menyewa lahan garam pada orang lain . Ia berharap musim garam tahun ini panjang seperti tahun yang lalu sehingga biaya sewa bisa tertutup dan ia dapat keuntungan yang banyak. Selain itu harga garam juga tidak anjlok setelah panen raya.

“ Ya sebagai orang kecil harapan saya ya harga garam jangan anjlok setelah panen raya. Biasanya setelah panen harga garam langsung anjlok . Bahkan kadang-kadang tidak ada bakul yang membeli garam “, tambah Munasikun.

Munasikun berharap pemerintah ikut campur dalam hal pembelian garam dari petani. Ketika harga garam jatuh atau anjlok pemerintah lewat dinas terkait diharapkan bisa mengendalikan harga garam. Pengalaman yang sudah-sudah harga garam selalu anjlok ketika panen raya.

“ Kalau tidak begitu ya bagaimana caranya kami ini bisa mendapatkan uang untuk kebutuhan harian sedangkan garam kami simpan . Bila harga naik kembali baru kita jual “, harap munasikun. (Muin)

BUTUH GARAM KROSOK DARI DEMAK  
HUBUNGI : HAMZAWI ANWAR - 085727809314

Cara Berbelanja On-line Buku “Jurus Ampuh Mengatasi Oknum Wartawan Nakal”



Di era teknologi canggih, informasi berbagai pelosok dunia bisa ditangkap dalam waktu hanya sekejap. Dunia yang demikian luas seakan-akan berubah menjadi hanya sebuah kampung besar. Konflik-konflik menarik yang terjadi antara kubu Partai Demokrat dan Partai Republik di negeri paman sam Amerika Serikat dengan cepat bisa menyebar ke seluruh penjuru dunia. 

Unjuk rasa anti Presiden Amerika Serikat George Bush di Australia, saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi OPEC di Negara kanguru tersebut, juga bisa dengan sekejap menyebar ke seluruh pelosok dunia.
Demikian pula kejadian-kejadian di Indonesia, dengan cepat pula bisa tersebar di belahan penjuru dunia. Hal itu tidak terlepas dari peran dan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih seperti sekarang ini.

Akibat perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, berbagai peristiwa yang terjadi di seantero dunia, gampang diketahui oleh publik. Apakah peristiwa tersebut bersifat positif atau negatif, hampir seluruhnya tidak ada yang bisa ditutup-tutupi.

Jika peristiwa yang terjadi dan lantas tersebar luas di kalangan publik tersebut adalah peristiwa bernada positif, tentu akan menyenangkan bagi yang bersangkutan. Namun sebaliknya, apabila peristiwa atau kejadian tersebut berkonotasi negatif, tentu saja amat menjengkelkan pihak yang terkait. Pihak yang merasa dirugikan akibat peristiwa yang diketahui publik tersebut, akan marah, jengkel atau sedih berkepanjangan.

Jika wartawan yang meliput peristiwa tersebut adalah wartawan profesional, atau wartawan dalam arti yang benar, maka dia akan berusaha melakukan liputan secara lugas, detail tapi seimbang. Wartawan profesional akan menyajikan berita yang komplit, variatif, dengan didukung data-data yang benar dan akurat. Jika memang ada pihak-pihak tertentu yang terlibat kasus negatif dan berefek tidak menyenangkan bagi yang bersangkutan, wartawan profesional akan menyajikannya jika memang semua info yang diterima berdasarkan fakta dan data yang akurat. Jadi tulisan wartawan profesional, sama sekali jauh dari gosip, melainkan didasari adanya data dan fakta yang bisa dipertanggung-jawabkan.

Sebaliknya jika yang bersinggungan dengan kasus negatif tersebut adalah wartawan gadungan atau wartawan nakal, maka beritanya bisa dieksploitasi sedemikian rupa. Di tangan wartawan nakal, pemberitaan bisa diubah menjadi sangat bombastis dan terlalu banyak bumbu. Para wartawan gadungan memiliki target tertentu, yakni memojokkan sedemikian rupa nara sumber yang sedang bermasalah. Harapan para wartawan gadungan atau wartawan nakal, setelah narasumber terpojok, maka akan mudah dilakukan negoisasi, dan ujung-ujungnya adalah keluar duit dalam jumlah yang tidak sedikit.

Dalam bukunya Jurus Ampuh Mengatasi Oknum Wartawan Nakal”, Drs H Muhammad Zen juga melampirkan Undang-Undang Tentang Pers dan Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI), yang menyebut antara lain bahwa “Wartawan Indonesia tidak menerima suap dan tidak menyalahgunakan profesi”. 


Bagi yang ingin membaca dan memiliki 

 Jurus Ampuh Mengatasi Oknum Wartawan Nakal”, Drs H Muhammad Zen
  
Tahun terbit: 2009 
Cetakan      : Cetakan ke 7 tahun 2011
Penerbit: Cakrawala Media Publisher
Jumlah halaman: xii + 197 halaman
Ukuran: 15 x 21 cm
ISBN: 978-979-17242-1-0

Harga: Rp 50.000 + ongkos kirim

PEMESANAN:
 
Kirim SMS ke 085641629350  dengan format:

Pesan buku - JURUS AMPUH  - nama Anda - alamat lengkap Anda (termasuk nama kecamatan dan kode pos)- Jumlah

Contoh : Pesan buku - JURUS AMPUH - MOH. ARDANS - DESA KEDUNGMUTIH RT 02 RW 02 KEC.WEDUNG KAB DEMAK 59554-1

selanjutnya kami akan kirimkan informasi berapa uang yang harus dikirimkan pada rekening kami yaitu :

Nama : FATKUL MUIN
Bank : BRI UNIT PECANGAAN KULON JEPARA
NO REK : 5895-01-000092-53-8

Selesai kirim konfirmasi via SMS ke : 085641629350 dengan menyertakan
Nama , Alamat lengkap andakembali untuk pengiriman Buku  selanjutnya ,
Demikian yang kami sampaikan atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih 

Senin, 23 Juni 2014

Tradisi Baratan Masih Dilestarikan dengan Pawai Mobil-Mobilan



Demak - Ada tradisi yang unik bagi masyarakat pesisir khususnya Demak dan Jepara yang berkaitan dengan datangnya malam Nisfu Sya’ban ( tanggal 15 bulan Sya’ban Ruwah: Bhs. Jawa) selain memperingatinya dengan bacaan surat Yasin sehabis shalat Maghrib diteruskan dengan do’a di Masjid, Musholla atau rumah-rumah warga.

Tak ketinggalan juga masih ada tradisi memasang lampu lampion beraneka bentuk. Lampion  ini dulunya hanyalah lilin yang dibuatkan wadah dari kertas minyak berwarna warni yang digantung didepan pintu. Namun seiring perkembangan jaman lampion ini berubah menjadi berbagai bentuk ada  mobil-mobilan , kapal-kapalan , binatang dan masih banyak lagi yang lainnya.

Malam  Nisyfu Sya’ban ini bagi pengrajin lampion, mobil-mobilan , kapal-kapalan atau bentuk yang lain merupakan event untuk menangguk keuntungan setiap tahun sekali. Mereka membuat mobil-mobilan itu jauh hari sebelum bulan Sya’ban tiba , dan menjualnya ketika peringatan itu kurang dua minggu dengan cara memamerkannya dipinggir-pinggir jalan , atau juga ke pasar-pasar dipelosok desa.

” Satu buah mobil-mobilan ini kami jual kepada pengepul Rp 10.000,- setiap buahnya , dan oleh para bakul mobil-mobilan ini dijual Rp 15.000,- , untungnya ya lumayan . Warga desa kami setiap tahun pasti membuat kerajinan mobil-mobilan ini ” , ujar salah ibu Iliyah yang menjual mobil-mobilan yang ditemui di pasar Baru desa Kedungmutih.   

Memang mobil-mobilan , lampion menjadi ciri khas dari peringatan Nisfu Sya’ban ini , sehingga jika waktunya telah tiba para orangtua selain menyiapkan uba rampe untuk peringatan ini yaitu membuat selamatan di Masjid atau Musolla tidak lupa pula membelikan lampion atau mobil-mobilan untuk putra-putri mereka yang masih kanak-kanak.
Jika bedhug maghrib tiba sehabis sholat para orang tua secara berjamaah atau di rumah membaca surat Ya-sin sebanyak 3 kali beserta do’anya , sedangkan anak-anak pawai mobil-mobilan dan lampion mengitari sebagian desa secara bersama-sama.

Sesudah meraka lelah berkeliling mobil-mobilan dan lampion selanjutnya diparkir di depan pintu rumah dengan lampu warna warni yang masih menyala sampai pagi hari tiba. Sehingga jika peringatan Nisyfu sa’ban tiba dari kejauhan akan kelihatan lampu yang berwarna warni yang dipasang di setiap depan rumah warga.(Muin)

Malam Nisyfu Sya’ban “Melekan “ isi Kegiatan Ibadah


KH. Ma'ruf

Demak – Malam Nisfu Sya’ban yang jatuh pada malam nanti sebisanya di manfaatkan sebaik-baiknya. Selain membaca surat yasin 3 kali usai shalat maghrib dilanjutkan do’a untuk keselamatan bersama. Juga bisa dilanjutkan dengan selamatan atau sedekah dengan pembacaan tahlil atau barjanji.

“ Ya sebisanya malam nisfu sya’ban itu diisi dengan kegiatan ibadah , misalnya shalat malam , dzikir atau baca alqur’an “, kata Romo KH. Ma’ruf ulama sepuh desa Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak yang ditemui FORMASS pagi ini , Kamis (12/6)

KH. Ma’ruf mengatakan , sejak dahulu sampai sekarang tradisi memakmurkan malam Nisyfu Sya’ban sudah ada. Oleh karena itu dia mengharapkan kita bisa memanfaatkan malam itu sebaik-baiknya. Selain beribadah seperti biasanya dianjurkan tidak tidur semalam dalam rangka melekan dengan beribadah kepada Allah SWT.

Sedangkan tradisi memasang lampion atau lampu berwarna-warni . Sejak dahulu memang sudah ada . Filosofinya adalah kita dalam malam nisfu sya’ban itu diharapkan terjaga terus dan tidak tidur. Seperti halnya lampu warna-warni yang dipasang disetiap rumah.

Namun demikian dia mengatakan essensi dari peringatan Nisfu sya’ban saat ini sudah berubah. Mestinya lampu berwarna-warni yang menyala itu sebagai symbol agar kita melekan atau tidak tidur dalam rangka beribadah kepada Allah.

“ Tetapi yang terjadi sekarang justru lampu warna warni yang dibuat beraneka rupa . Namun setelah keramaian itu kemudian tidur sehingga mengurangi makna dari Nisfu Sya’ban “, tambahnya.


Oleh karena itu Kiai sepuh ini mengajak kepada seluruh umat Islam agar mengisi malam Nisfu sya’ban dengan kegiatan beribadah. Itu semua sebagai wujud kita bertaqwa kepada Allah SWT. (Muin)