Senin, 23 Juni 2014

Tradisi Baratan Masih Dilestarikan dengan Pawai Mobil-Mobilan



Demak - Ada tradisi yang unik bagi masyarakat pesisir khususnya Demak dan Jepara yang berkaitan dengan datangnya malam Nisfu Sya’ban ( tanggal 15 bulan Sya’ban Ruwah: Bhs. Jawa) selain memperingatinya dengan bacaan surat Yasin sehabis shalat Maghrib diteruskan dengan do’a di Masjid, Musholla atau rumah-rumah warga.

Tak ketinggalan juga masih ada tradisi memasang lampu lampion beraneka bentuk. Lampion  ini dulunya hanyalah lilin yang dibuatkan wadah dari kertas minyak berwarna warni yang digantung didepan pintu. Namun seiring perkembangan jaman lampion ini berubah menjadi berbagai bentuk ada  mobil-mobilan , kapal-kapalan , binatang dan masih banyak lagi yang lainnya.

Malam  Nisyfu Sya’ban ini bagi pengrajin lampion, mobil-mobilan , kapal-kapalan atau bentuk yang lain merupakan event untuk menangguk keuntungan setiap tahun sekali. Mereka membuat mobil-mobilan itu jauh hari sebelum bulan Sya’ban tiba , dan menjualnya ketika peringatan itu kurang dua minggu dengan cara memamerkannya dipinggir-pinggir jalan , atau juga ke pasar-pasar dipelosok desa.

” Satu buah mobil-mobilan ini kami jual kepada pengepul Rp 10.000,- setiap buahnya , dan oleh para bakul mobil-mobilan ini dijual Rp 15.000,- , untungnya ya lumayan . Warga desa kami setiap tahun pasti membuat kerajinan mobil-mobilan ini ” , ujar salah ibu Iliyah yang menjual mobil-mobilan yang ditemui di pasar Baru desa Kedungmutih.   

Memang mobil-mobilan , lampion menjadi ciri khas dari peringatan Nisfu Sya’ban ini , sehingga jika waktunya telah tiba para orangtua selain menyiapkan uba rampe untuk peringatan ini yaitu membuat selamatan di Masjid atau Musolla tidak lupa pula membelikan lampion atau mobil-mobilan untuk putra-putri mereka yang masih kanak-kanak.
Jika bedhug maghrib tiba sehabis sholat para orang tua secara berjamaah atau di rumah membaca surat Ya-sin sebanyak 3 kali beserta do’anya , sedangkan anak-anak pawai mobil-mobilan dan lampion mengitari sebagian desa secara bersama-sama.

Sesudah meraka lelah berkeliling mobil-mobilan dan lampion selanjutnya diparkir di depan pintu rumah dengan lampu warna warni yang masih menyala sampai pagi hari tiba. Sehingga jika peringatan Nisyfu sa’ban tiba dari kejauhan akan kelihatan lampu yang berwarna warni yang dipasang di setiap depan rumah warga.(Muin)

Malam Nisyfu Sya’ban “Melekan “ isi Kegiatan Ibadah


KH. Ma'ruf

Demak – Malam Nisfu Sya’ban yang jatuh pada malam nanti sebisanya di manfaatkan sebaik-baiknya. Selain membaca surat yasin 3 kali usai shalat maghrib dilanjutkan do’a untuk keselamatan bersama. Juga bisa dilanjutkan dengan selamatan atau sedekah dengan pembacaan tahlil atau barjanji.

“ Ya sebisanya malam nisfu sya’ban itu diisi dengan kegiatan ibadah , misalnya shalat malam , dzikir atau baca alqur’an “, kata Romo KH. Ma’ruf ulama sepuh desa Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak yang ditemui FORMASS pagi ini , Kamis (12/6)

KH. Ma’ruf mengatakan , sejak dahulu sampai sekarang tradisi memakmurkan malam Nisyfu Sya’ban sudah ada. Oleh karena itu dia mengharapkan kita bisa memanfaatkan malam itu sebaik-baiknya. Selain beribadah seperti biasanya dianjurkan tidak tidur semalam dalam rangka melekan dengan beribadah kepada Allah SWT.

Sedangkan tradisi memasang lampion atau lampu berwarna-warni . Sejak dahulu memang sudah ada . Filosofinya adalah kita dalam malam nisfu sya’ban itu diharapkan terjaga terus dan tidak tidur. Seperti halnya lampu warna-warni yang dipasang disetiap rumah.

Namun demikian dia mengatakan essensi dari peringatan Nisfu sya’ban saat ini sudah berubah. Mestinya lampu berwarna-warni yang menyala itu sebagai symbol agar kita melekan atau tidak tidur dalam rangka beribadah kepada Allah.

“ Tetapi yang terjadi sekarang justru lampu warna warni yang dibuat beraneka rupa . Namun setelah keramaian itu kemudian tidur sehingga mengurangi makna dari Nisfu Sya’ban “, tambahnya.


Oleh karena itu Kiai sepuh ini mengajak kepada seluruh umat Islam agar mengisi malam Nisfu sya’ban dengan kegiatan beribadah. Itu semua sebagai wujud kita bertaqwa kepada Allah SWT. (Muin)


Remaja Masjid Jami’ Baitul Makmur Kedungmutih Gelar Pawai Lampion




Demak – Dalam rangka memeriahkan malam nisyfu Sya’ban tahun 1435 H remaja masjid jami’ menggelar kegiatan pawai lampion. Acara yang digelar untuk kali pertama itu diikuti sekitar 100 peserta terdiri anak-anak usia TK, SD dan MTs.Acara pawai digelar usai shalat Isya “ yang sebelumnya juga diselenggarakan  acara baca surat yasin berjamaah , dan juga selamatan.

“ karena baru pertama kali dilaksanakan ya tidak begitu meriah , semua serba dadakan namun saya gembira karena antusias anak-anak cukup besar. Mareka menyajikan lampion berbagai macam rupa “, tutur Bang Slamet  Ketua panitia gebyar Nisfu Sya’ban Remaja Masjid Baitul Makmur pada Formass, Kamis (12/6)

Slamet mengatakan acara gelar pawai lampion untuk memeriahkan malam Nisfu sya’ban merupakan acara dadakan. Awalnya pengurus masjid mengadakan rapat dalam rangka menyambut bulan Sya’ban dan Ramadhan. Dalam acara itu di bahas tentang malam Nisfu Sya’ban yang diisi acara rutin baca surat Yasin dan juga Selamatan.

Agar lebih meriah dan mengenalkan pada anak-anak pada malam yang sacral itu. Iapu  mengusulkan untuk menambah acara dengan pawai lampion. Lampion merupakan lampu tradisi yang dipasang di rumah-rumah warga dalam rangka menyambut malam Nisfu Sya’ban .



“ Nah sayapun usul diadakan pawai lampion yang diawali di halaman masjid berkeliling desa lalu berakhir di halaman masjid lagi. Usul saya direspon alhasil sayapun mempersiapkan doorprize untuk peserta pawai agar bersemangat “, tambah Slamet.

Menurut Slamet jumlah peserta cukup banyak ada 100 anak. Mereka membawa  lampion berbagai bentuk . Ada yang berbentuk mobil-mobilan, Kereta Api , kapal , dan juga berbagai jenis hewan. Lampion itu diberangkatkan dari halaman masjid usai shalat isyak.

Sebelum diberangkatkan para peserta mengambil nomor . Nomor tersebut nantinya akan diundi dan disediakan door prize berbagai macam hadiah. Dari buku tulis, peralatan sekolah, topi, tas, makanan minuman dan mainan anak-anak.

“ Untuk hadiahnya kami carikan donatur dan juga dari kantong saya sendiri . Mudah-mudahan tahun depan lebih meriah lagi “, harap Slamet.

Suhari, S Pd I Nadzir masjid Jami’ Baitul Makmur menyambut positif atas usulan Slamet bagian remaja masjid. Dengan adanya acara itu maka remaja masjid mempunyai agenda rutin dalam rangka pengembangan dan juga ukhuwah Islamiyah. Selain itu juga dalam rangka memakmurkan masjid.


“ Kami harap selain acara nisfu Sya’ban ini masih ada acara lain utamanya dalam rangka memperingati hari besar Islam lainnya. Harapan kami masjid ini bertambah makmur dengan kegiatan yang melibatkan para remaja”, kata Suhari. (Muin)


PMI Kabupaten Demak Adakan Pelatihan SIBAT di Wedung



Demak – Bertempat dibalai desa Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak, Senin (16/6) PMI kabupaten Demak mengadakan pelatihan Sibat (Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat ).

Pelatihan diikuti 40 orang calon relawan yang berasal dari 4 desa di kecamatan Wedung yaitu Kedungmutih, Kedungkarang, Tedunan dan Kendalasem. Yang terdiri dari Perangkat, karangtaruna, dan Tokoh masyarakat.

Pelatihan dibuka oleh Ketua PMI Kabupaten Demak yang didampingi oleh pejabat dari Kantor BPBD Demak , Muspika kecamatan Wedung . Dan juga Para Kepala desa dari empat desa sasaran pelatihan Sibat.

Ketua Panitia Penyelenggara Pelatihan SIBAT Didit Ariyanto mengatakan, diselenggarakan pelatihan ini adalah membentuk tim garda terdepan dalam penanggulangan bencana. Oleh karena itu nantinya relawan yang mengikuti Sibat ini bisa sebagai penggerak pertama penanggulangan serta penanganan bencana alam di desa masing-masing.

“ Dengan terbentuknya relawan di desa ini kami harapkan setelah terjadi bencana mereka dengan sigap melaksanakan penanganan bencana misalnya dengan mengevakuasi, membuat dapur umum dan juga tempat untuk pengungsian . Sebelum bantuan dari luar dating “, ujar Didit yang juga Wakil Ketua PMI kabupaten Demak.

Ditambahkan Didit, bencana alam datangnya tidak terencanakan . Oleh karena itu kesiapsiagaan kita sangat diperlukan. Oleh karena itu dalam sehari ini para relawan diberikan pembekalan dengan berbagai materi tentang Kepalangmerahan.

Menjadi relawan sibat, Pengorganisasian dan mobilisasi masyarakat dalam upaya pengurangan resiko bencana,Tanggap darurat bencana,  upaya pengurangan resiko bencana yang berhubungan dengan ancaman, evakuasi, spotmap dan Pertolongan pertama.

Diharapakan relawan  SIBAT ini dapat menjadi garda terdepan dalam pengurangan dan penanggulangan bencana khususnya di wilayahnya dan juga di sekitarnya. Fasilitator dalam pelatihan ini adalah Pengurus, Pelatih, dan SIBAT  PMI Kabupaten  Demak.

Potensi Bencana yang ada di wilayah 4 desa tersebut adalah banjir yang diakibatkan oleh jebolnya tanggul sungai yang ada di desa masing-masing. Seperti desa Tedunan bulan Januari yang lalu terendam banjir seluruh rumah warganya karena luapan air sungai SWD 1. Imbas dari banjir Tedunan itu juga menggenangi 3 desa lain seperti Kedungkarang, Tedunan dan Kendalasem. (Muin)




Betonisasi Jalan Raya Desa Tedunan Tahun Ini Selesai


Jalan raya desa Tedunan yang belum dibetonisasi

Demak- Jalan desa Tedunan kecamatan Wedung kabupaten Demak sepanjang 1 kilometer yang kini kondisinya masih rusak parah tahun ini akan dibetonisasi. Diharapkan warga yang melewati jalan tersebut tidak akan terganggu baik di musim hujan maupun kemarau. Selain itu akses jalan menuju ke kantor kecamatan tidak akan kesulitan lagi.

Hal itu di katakan Camat Wedung Drs. Syahri dihadapan peserta pelatihan SIBAT dibalai Desa Kedungmutih , Senin (16/6). Dengan akses jalan Tedunan yang sudah bagus tersebut nantinya transportasi ke kantor kecamatan tidak akan terkendala lagi. Apalagi jika musim penghujan tidak aka nada lagi jalan becek atau mathol.

“ Mudah-mudahan dengan betonisasi jalan desa Tedunan itu , Kepala desa atau perangkat tidak kesulitan lagi menuju ke kantor kecamatan Wedung. Dulu sering mereka terlambat dengan alasan jalan rusak , becek atau mathol “, kata Camat Wedung.




Kecamatan Wedung tahun ini menurut Camat Wedung mendapatkan dana untuk pembangunan infrastruktur sebesar 11.9 Milyar . Diantaranya untuk betonisasi jalan desa Tedunan yang akan menyambung ke desa Mutih Kulon. Selain itu juga untuk betonisasi jalan depan kantor kecamatan yang kondisinya juga rusak parah.

“ Selain itu juga merehabilitasi beberapa sarana dan prasarana yang rusak . itu semua ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat. Jalan beton juga dilaksanakan di desa Mutih Wetan nyambung ke desa Jungpasir “, tambah Camat  Wedung.

Sementara itu Adib perangkat desa Kedungmutih merasa senang dengan terselesaikan betonisasi jalan desa Tedunan tahun ini. Sehingga jika dia dan teman-teman konperensi ke kantor kecamatan tidak akan kesulitan lagi. Apalagi jika musim penghujan tiba selain diguyur air jalan rusak mengakibatkan kesulitan melewatinya.


“ Nah dengan jalan yang sudah bagus ini , kita berharap akses menuju desa desa lain juga lancar. Selain itu pengankutan hasil tambak berupa ikan dan garam tidak kesulitan jika musim penghujan”, tambah Adib yang sudah lebih 10 tahun jadi perangkat desa Kedungmutih. (Muin).

Gapoktan “ Tani Makmur ” Cabean Demak Dana PUAPnya Berkembang Pesat


Sunardi Sekretaris Gapoktan " Tani Makmur " Cabean Demak

Demak- Desa Caben kecamatan kota Demak dikenal sebagai daerah pertanian yang potensial . Di desa ini tumbuh beberapa kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan ( Gabungan Kelompok Tani ) “ Tani Makmur”. Sehingga ketika pemerintah meluncurkan Program PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Pertanian ) via Kantor Dinas Pertanian Gapoktan ini bertambah maju kegiatan usaha anggotanya.

“ Kami menerima dana PUAP di tahun 2009 sebesar 100 juta , Dana itu kemudian kami usahakan simpan pinjam kepada anggota dengan membentuk LKM ( Lembaga Keuangan Mikro ) “ tutur Sunardi Sekretaris Gapoktan “ Tani Makmur “ dihadapan peserta Bintek PUAP se kabupaten Demak di Aula Bapelluh –KP Demak.

Sunardi mengatakan ketika menerima hibah Rp 100 juta tersebut fihaknya juga ragu akan kelangsungan dan keselamatan dana tersebut. Namun setelah rembug bersama maka penguruspun bergerak mensosialisasikan kepada angggota. Ketua Kelompok tani diberikan pengertian akan manfaat dana PUAP tersebut . Akhirnya dana itu terserap seluruhnya kepada para petani.

Dra. Tri Wahyu Hapsari Ka Bappeluh-KP Demak
“ Awalnya sasaran kami memang pembiayaan untuk usaha tani saja . Namun setelah berkembang beberapa tahun dana terus bertambah. Maka warga desa yang mempunyai usaha lain yang produktif kami layani “, kata Sunardi.

Dalam waktu hampir lima tahun ini dana PUAP yang dahulunya hanya Rp 100 juta , kini berkembang menjadi Rp 151.458.925. Anggota peminjam sebanyak 129 orang . Setiap tahunnya rutin mengadakan RAT dan juga memberikan SHU kepada seluruh anggota. Pengurus Gapoktan yang turut membesarkan LKM juga diberikan penghargaan yang sepadan.

“ Resep yang sederhana agar dana PUAP ini berkembang. Yang utama adalah kemauan  dan kejujuran. Untuk kemampuan mengelola uang tersebut bisa sambil berjalan , belajar dan mengikuti pelatihan yang ada “, tambah Sunardi.
 Dengan semakin berkembangnya usaha simpan pinjam di LKM Gapoktan “ Tani Makmur” pengurus akan melebarkan usahanya dengan membangun pertokoan dan juga untuk kantor LKM. Di tanah bondo desa tersebut telah dibangun kantor dan juga unit toko yang telah menelan biaya sekitar 40 juta rupiah. Untuk menyelesaikannnya masih butuh dana separoh lagi.

“ Harapan saya setelah mempunyai kantor sendiri dan juga unit usaha penjualan sarana pertanian. Usaha LKM bertambah maju apalagi saat ini kami juga baru proses pengajuan Badan Hukum Koperasi “, kata Sunardi. (Muin)


Hore !!!! SDN Kedungmutih Lulus 100 Persen


Ibu Upik Kandarsih lepas siswa kelas VI


Demak- SD Negeri Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak , Sabtu (21/6) melepas 85 siswa kelas VI. Siswa kelas akhir sekolah pesisir itu  dinyatakan lulus setelah mengikuti Ujian Akhir Sekolah. Acara pelepasan itu di meriahkan juga pentas seni dan pemberian penghargaan.

Kepala SD Negeri kedungmutih Upik Kandarsih, S Pd dalam sambutan pelepasannya mengatakan, meskipun telah lulus namun diharapkan semua melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu semua siswa harus menjaga nama baik sekolah, tetap ingat kepada bapak dan ibu guru dan terus rajin belajar.

“ Ingatlah bapak dan ibu guru yang telah mengajarmu selama 6 tahun di bangku sekolah ini. Ibu ingin semua yang lulus hari ini kelak menjadi putra-putri harapan bangsa. Raihlah cita-citamu setinggi bintang diangkasa “, kata Upik di hadapan siswa dan juga orang tua kelas VI.

pentas seni


Sementara itu H. Sri Harwanto, S Pd pengawas TK/SD kantor UPTD Dikpora Wedung mengatakan , negara telah memberikan kesempatan sebesar-besar kepada warganya untuk mengakses pendidikan . Mulai dari tingkat SD , SMP dan juga SMA. Berbagai bantuan pendidikan telah diluncurkan seperti BOS, BSM semua itu agar warga Indonesia bisa terus sekolah tanpa terkendala biaya.

“ Dengan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN, diharapkan warga Negara Indonesia bisa mengenyam pendidikan selama 12 tahun atau Wajib belajar 12 tahun. SD 6 tahun , SLTP 3 tahun dan SLTA 3  tahun”, ujar Sri Harwanto.

Oleh karena itu Sri Harwanto mengharapkan siswa yang lulus pada hari itu bisa terus melanjutkan pendidikan  yang lebih tinggi. Baik masuk ke SMP atau MTs dimanapun berada. Apalagi saat ini disetiap desa sudah ada sekolah lanjutan pertama. Jangan karena terkendala biaya akhirnya tidak melanjutkan sekolah.

Bergambar bersama


Acara pelepasan siswa berlangsung meriah dengan dipentaskannya nyanyian dan tarian oleh para siswa siswi SD Kedungmutih. Meskipun persiapan hanya sebentar karena terkendala waktu namun acara tersebut berlangsung cukup lancar. Orang tua wali yang hadir tampak bersemangat mengikuti dari awal sampai akhir.

“ Alhamdulilah meski persiapan kurang dan juga waktunya mepet . Anak-anak bisa tampil bagus. “, kata Zaenal Fathoni guru Agama yang menjadi ketua Panitia. (Muin)



Senin, 09 Juni 2014

Puluhan Siswa MA PLUS KETERAMPILAN AL IRSYAD GAJAH - DEMAK LOLOS seleksi SPAN-PTAIN


HASIL SELEKSI PRESTASI AKADEMIK NASIONAL
PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (SPAN-PTAIN) TAHUN 2014
MA PLUS KETERAMPILAN AL IRSYAD GAJAH - DEMAK


1. ID Pendaftaran: 1302139398
Nama: ALFI ZAKIYATID DAROJAH
Selamat Anda DITERIMA di

Hukum Pidana dan Politik Islam (Studi Jinayah Siyasah) 
IAIN Walisongo Semarang 

2. ID Pendaftaran: 1302140770
Nama: TAUFIK AZIZ
Selamat Anda DITERIMA di

Tadris (Pendidikan) Bahasa Inggris
IAIN Walisongo Semarang

3. ID Pendaftaran: 1302139714
Nama: SITI NAFIAH
Selamat Anda DITERIMA di

Tadris (Pendidikan) Bahasa Inggris
IAIN Walisongo Semarang

4. ID Pendaftaran: 1302139666
Nama: MUHAMAD TAUFIQ
Selamat Anda DITERIMA di

Tadris (Pendidikan) Bahasa Inggris
IAIN Walisongo Semarang

5. ID Pendaftaran: 1302141963
Nama: SOFWAN
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Islam
IAIN Walisongo Semarang

6. ID Pendaftaran: 1302139577
Nama: ISTIQOMAH
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Islam
IAIN Walisongo Semarang

7. ID Pendaftaran: 1302139723
Nama: SUMBER NURUL HIKMAH
Selamat Anda DITERIMA di

Komunikasi dan Penyiaran Islam
IAIN Walisongo Semarang

8. ID Pendaftaran: 1302140682
Nama: MARIA ULFA
Selamat Anda DITERIMA di

Pendidikan Agama Islam
UIN Ar Raniry Banda Aceh

9. ID Pendaftaran: 1302139697
Nama: ROHMATUL ULYA
Selamat Anda DITERIMA di

Hukum Tata Negara (Siyasah)
IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

10. ID Pendaftaran: 1302139740
Nama: VIVI LIANA
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Islam
IAIN Walisongo Semarang

11. ID Pendaftaran: 1302139563
Nama: EVA NURUL KHASANAH


Selamat Anda DITERIMA di

Perbankan Syari'ah
IAIN Surakarta

12. ID Pendaftaran: 1302140749
Nama: ROUDHOTUL JANNAH
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Syariah
STAIN Kudus

13. ID Pendaftaran: 1302139569
Nama: FATHIMAH
Selamat Anda DITERIMA di

Ilmu Al Quran dan Tafsir
STAIN Salatiga

14. ID Pendaftaran: 1302139528
Nama: ANIQ ILMA
Selamat Anda DITERIMA di

Tafsir Hadits
IAIN Walisongo Semarang

15. ID Pendaftaran: 1302139686
Nama: NOVI NUR JANAH
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Syariah
STAIN Pekalongan

16. ID Pendaftaran: 1302140944
Nama: RHIMAWATI
Selamat Anda DITERIMA di

Pendidikan Bahasa Arab
IAIN Walisongo Semarang

17. ID Pendaftaran: 1302141022
Nama: LILIK SETYAWATI
Selamat Anda DITERIMA di

Pendidikan Bahasa Arab
STAIN Kudus

18. ID Pendaftaran: 1302141040
Nama: NOR HIDAYAH
Selamat Anda DITERIMA di

Bimbingan dan Penyuluhan Islam
STAIN Kudus

19. ID Pendaftaran: 1302141027
Nama: LINDA VATMAWATI
Selamat Anda DITERIMA di

Manajemen Bisnis Syariah
STAIN Kudus

20. ID Pendaftaran: 1302140745
Nama: NURUL FALAH
Selamat Anda DITERIMA di

Pendidikan Agama Islam
STAIN Pekalongan

21. ID Pendaftaran: 1302140746
Nama: RINI RIANA
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Syariah
STAIN Kudus

22. ID Pendaftaran: 1302139832
Nama: EVA ULYATUR
Selamat Anda DITERIMA di

Hukum Perdata Islam (Ahwal Al-Syakhsiyyah)
IAIN Walisongo Semarang

23. ID Pendaftaran: 1302140909
Nama: KHAFIDHOTUN NIKMAH
Selamat Anda DITERIMA di

Perbankan Syariah (S1)
STAIN Salatiga

24. ID Pendaftaran: 1302140735
Nama: NOR AZIZAH
Selamat Anda DITERIMA di

D3 Perbankan Syari'ah
IAIN Walisongo Semarang

25. ID Pendaftaran: 1302142004
Nama: YIADATUR ROHMAH
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Syariah
STAIN Kudus

26. ID Pendaftaran: 1302142595
Nama: UMI AFIFATUN NI'MAH
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Islam
IAIN Walisongo Semarang

27. ID Pendaftaran: 1302142575
Nama: SALAMATUN NASIKHA
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Syariah
STAIN Kudus

28. ID Pendaftaran: 1302142132
Nama: DWI KUSUMAWATI
Selamat Anda DITERIMA di

Ekonomi Islam
IAIN Walisongo Semarang

29. ID Pendaftaran: 1302139680
Nama: NOUR KHABIBAH
Selamat Anda DITERIMA di

Pendidikan Agama Islam
IAIN Walisongo Semarang



SUMBER : MA AL IRSYAD GAJAH